SJS [Super Junior School] ~ part 12, Surprise!! ~

Genre : School Life, Romance, Friendship

Length : Chaptered

Casts : All Super Junior Members, + Lee Yuri, Wang Yui, Choi Heewon

 

Sebelum menerima hasil ujian, murid-murid SJS disibukkan dengan persiapan festival sekolah. Setiap akhir tahun ada saja yang akan dilakukan oleh sekolah, namun kali ini untuk memperingati tahun ke XXX (umur sekolah tidak diketahui dengan pasti, jadi disamarkan) ulangtahun sekolah maka festival juga diadakan di akhir semester.

Bedanya dengan sekolah lainnya, festival ini dilakukan oleh para guru, bukan oleh para murid. Festival setiap tahun juga berbeda. Pernah sekali, para guru membuat film yang diputar di bioskop sekolah dan ditonton oleh siswa beserta keluarga, pernah juga mereka tampil menyanyian lagu-lagu di panggung di pinggir kota, pernah juga para guru sengaja mengikuti variety show. Tapi, untuk kali ini sedikit berbeda. Pada festival kali ini, para guru akan menampilkan live concert di gedung serbaguna sekolah. Acara ini akan dilakukan oleh para guru sendiri. Hanya murid-murid pilihanlah yang akan ikut meramaikan acara. Sisanya akan menjadi penonton.

Guru-guru sekarang sangat sulit ditemui. Mereka sering mengunci ruang serbaguna seharian dan hanya keluar untuk ikut makan malam bersama dan kemudian menghilang lagi kedalam gedung. Hal itu membuat sebagian besar murid –terutama anggota fansclub dari guru yang bersangkutan- menjadi luar biasa cemas. Mereka bahkan membuat setiap halaman koran dan blog penuh dengan pembahasan mengenai apa yang sedang dilakukan mereka dan apa yang mungkin terjadi pada mereka.

Heewon hampir saja memuntahkan sarapannya saat membaca salah satu headline di suatu pagi, seminggu setelah para guru mulai menghilang ke dalam gedung. “SIWON MENGORBANKAN DIRI DEMI MURID-MURIDNYA”. Mungkin judulnya terdengar lebai,  tapi lebih lebai lagi isinya. Salah satu cuplikan kalimatnya adalah “Demi membahagiakan kami, guru kami yang paling kuat pun akhirnya jatuh sakit. Siwon saem telah bekerja keras demi menyukseskan acara demi kami.”

Heewon tidak perlu bertanya siapa itu ‘kami’, tapi dia bertanya darimana mereka mendengar kalau Siwon sakit? Tadi malam oppanya itu sempat menelponnya, membangunkannya pada tengah malam buta untuk mengantarkan makanan tambahan dan juga vitamin. Memang mereka semua tampak lelah, namun masih sangat sehat. Mata mereka terlihat bersinar-sinar penuh semangat saat meminta Heewon merahasiakan apa yang dilihatnya. Heewon tidak perlu merahasiakan apapun karena dia sama sekali tidak mengerti dengan apa yang dilihatnya. Memang ada stage raksasa setinggi lebih dari 2 meter yang ditata sedemikan rupa di tengah ruangan, tapi tetap saja keadaan remang-remang sehingga Heewon tidak bisa melihat keseluruhannya.

Jelas apa yang tertulis di berita ini adalah omong kosong yang ditambahi bumbu dimana-mana. Untungnya koran ini hanya terbit lokal dalam lingkungan SJS. Tapi, berita yang diblog cukup membuat khawatir keluarga. Setelah Heewon selesai membaca kalimat terakhir, ponselnya berbunyi. Ibunya menelpon. Bahkan setengah jam kemudian, Jiwon eonni muncul di sekolah dan langsung ke gedung serbaguna. Tapi, dalam 5 menit dia keluar dengan wajah aneh antara kesal dan lega.

“Eomma membangunkanku pagi-pagi untuk datang melihat keadaan oppa. Padahal aku masih jetlag. Kenapa eomma tidak menyuruhmu saja?” tanyanya dengan kesal. Dibawah matanya masih ada lingkaran hitam yang berusaha disamarkannya dengan makeup tipis, tapi tidak terlalu berhasil.

 

“Eomma sudah menelponku dan dia pasti tidak percaya. Eomma pasti mengira aku disuruh oleh oppa untuk menyampaikan ‘baik-baik saja’. Memangnya sejak kapan eomma akan percaya kalau dirinya sendiri atau utusannya belum memastikan dengan mata kepala sendiri?” keluh Heewon.

Jiwon eonni menguap dan menyeruput Americano-nya. Mereka sedang duduk dan mengobrol di cafe sekolah yang sepi. Jiwon Eonni baru kembali dari Paris kemarin. Tidak heran kalau dia masih jetlag. “Aku ingin menuntut si penulis berita.” Katanya dengan berapi-api. Tapi dalam detik yang sama dia kehilangan energinya. Dia menguap panjang dan berdiri sambil membawa gelas Americanonya.

“Aku pulang dulu. Aku harus membuat laporan tertulis.” Katanya sambil memutar matanya. Saat membesarkan matanya, dia tampak sangat mirip dengan Siwon. Mereka berjalan ke arah mobil dalam keheningan.

“Hati-hati eonni. Jangan tidur saat menyetir.”

Read More »

SJS [Super Junior School] ~ part 11, Unbelievable ~

Genre : Romance, Friendship,  [apa aja de]

Length : Chaptered

Casts : All Super Junior Members, Lee Yuri, Wang Yui, Choi Heewon

 

“OMO!!! Ini jadwal ujiannya?”

“Tiga minggu lagi??”

“Tidak mungkin!!!”

Segala bentuk tanggapan terdengar dari seluruh penjuru SJS. Sebagian besar siswa merasa sangat terkejut dan luar biasa cemas melihat jadwal ujian semester yang sejak pagi tertempel di setiap papan mading dan pintu masuk gedung. Bahkan dalam Headline berita ‘koran’ sekolah hari ini. Mereka sama sekali tidak menyangka kalau ternyata sudah hampir 6 bulan mereka menjadi murid di SJS. Waktu yang mereka lalui di SJS sama sekali tidak terasa. Sebulan terasa bagaikan sehari. Apalagi dengan kejadian baru-baru ini, dimana segala kehebohan terjadi. Waktu di sekolah seakan tidak berjalan.

“Ya Tuhan, bagaimana ini? Ujian?!!!” suara Yui melengking, stress.

“Tenanglah. Menurut kakak kelas, guru-guru akan memberi tambahan dalam minggu terakhir sebelum ujian.” Kata Heewon berusaha menenangkan Yui yang tampakanya benar-benar tertekan dengan kata Ujian.

Yuri mengangguk setuju. “Ya. Kami juga bisa membantumu belajar kalau kau mau.”

“Benarkah?” secercah cahaya harapan terpancar dari mata Yui. Heewon dan Yuri sama-sama mengangguk. “Kalau begitu kapan kita mulai?” tanyanya semangat.

“Hmm.. kurasa akhir minggu ini saja. Setiap akhir pekan mulai dari minggu ini sampai ujian kita akan belajar di rumah salah satu dari kita, bergantian.” Saran Yuri. ”

Mereka tampak berpikir sesaat. “Lalu kemana?” tanya Yui bingung. Dia sama sekali tidak tahu tempat manapun di Seoul kecuali Hyundai Department Store dan Lotte World. Kedua tempat itu sama sekali tidak bisa digunakan untuk belajar.Read More »

SJS [Super Junior School] ~ part 10, K vs Y ~

Casts : All Super Junior Members + Lee Yuri + Wang Yui + Choi Heewon + additional casts

Genre : ga tahu de, silahkan kategorikan sendiri

Length : Chaptered

Seperti dugaannya, kini seisi sekolah memperhatikannya dengan cara yang berbeda. Hanya dalam 2 minggu bersekolah saja dia sudah mendapat begitu banyak perhatian. Mulai dari saat dia menjadi Ketua Murid, gosip bodoh dengan oppanya, dan kini dengan status sebagai adik seorang Choi Siwon. Cukup banyak juga berita miring yang menyusul terbongkarnya sebagai adik Choi Siwon. Tidak sedikit yang berspekulasi kalauHeewon mendapat posisi sebagai Ketua Murid adalah karena Siwon. Hal itu hanya 50% benar. Siwon hanya mengajukan namanya sebagai salah satu calon, sama seperti yang dilakukan oleh guru-guru lai, tapi yang memutuskan adalah Kepala Sekolah.

“Bagaimana keadaanmu?” tanya Yui begitu mereka bertemu di meja makan. Menu sarapan pagi yang sebenarnya sangat menggiurkan terasa biasa saja dilidahnya. Apalagi ditambah ulah Siwon yang menghampirinya dan mengacak rambutnya saat di counter makanan, membuat sejuta pandangan iri dan kagum menghujamnya.

“Sudahlah. Sebentar lagi juga keadaan akan normal.” Semoga saja. tambahnya dalam hati.

Setelah selesai sarapan, mereka segera ke gedung 1. Saat tiba  hampir semua siswa sudah ada dalam kelas, meski masih sibuk ngobrol. “Mana Yuri?” tanya Heewon setelah melihat-lihat sekeliling. Biasanya Yuri sudah duduk dalam kelas karena dia termasuk salah satu siswa yang cukup selesai sarapan.

Yui mengangkat bahu. “Entahlah. Sejak tadi aku tidak melihatnya. Apa dia tidak dibangunkan?”

“Sudah. Aku sudah membangunkannya tadi pagi. Sebentar lagi pelajaran akan dimulai.”

Tepat setelah Heewon mengatakan itu, bel SJS berbunyi dan dua detik berikutnya seorang namja jangkung dengan wajah pucat yang datar memasuki kelas X1. Seperti biasa Kyu Sonsaeng mengabsen murid-muridnya. “Mana Lee Yuri?” tanyanya.

Meski tidak ada satupun yang menjawab, Kyu sonsaeng melanjutkan mengabsen tanpa bertanya lagi. “Keluarkan buku kalian.” Perintahnya begitu selesai mengabsen. Sepanjang pelajaran berlangsung, Kyu sonsaeng sama sekali tidak menyinggung Yuri.

Read More »

슈퍼 스토리 (Super Story) Part 17

By : 슈 퍼 시대

Genre : Romance, Friendship,  [apa aja de]

Length : Chaptered

Casts : All Super Junior Members , Fabiola, Fani, Senna

Keesokan paginya digerbang sekolah Supersidae, terparkir sebuah audi putih dengan kaca yang gelap. Siswa yang pulang melempar pandangan heran ke arah mobil itu. Kacanya terlalu gelap sehingga tidak nampak bagian dalamnya. Meski begitu bagi orang yang sering melihat mobil itu atau bahkan sudah naik mobil itu tidak akan sulit untuk menebak siapa yang ada dibalik kemudi.

“Dasar!! Kenapa dia disini?” gerutu Senna sambil menatap mobil itu. Dia baru keluar dari sekolah saat melihat mobil yang super mencolok itu.

“Wa.. kita harus pulang berdua de..” kata Fabiola pada Fani. Fani segera mengandeng tangan Fabiola dan.. “Anyeong…” mereka berdua segera melesat pergi dan mengangguk saat melewati mobil itu.

Senna langsung masuk ke mobil itu, mengabaikan tatapan heran siswa yang lain. “Oppa!!! Sedang apa disini??” tanyanya langsung.

Leeteuk mengabaikan pertanyaannya dan langsung melajukan mobilnya pergi. “Ya!!! Jawab!!”

“YA!! Bisa tidak jangan marah-marah dulu. Aku sudah tanya pada managermu. Tidak ada schedule hari ini. Jadi, dari pada kau di SM terus, lebih baik kita jalan-jalan.”

“Tapi kenapa mendadak sekali?? Aku masih pakai seragam ni.!!” Kata Senna sambil menunjuk pakaiannya. Leeteuk tersenyum. “Tu..” katanya sambil menunjuk sebuah kantong di dekat kaki Senna.

“Apa ini?”

+++

“Di mana ini?” tanya Senna begitu mereka tiba disebuah tempat yang terasa asing baginya.

“Ini ya tempat jalan-jalan. Cepat ganti baju..” Senna segera ke toilet umum disana dan ganti baju. Ternyata isi kantong itu adalah pakaian ganti, topi dan kacamata. Setelah mengganti seragamnya, dia kembali ke mobil untuk menyimpan seragamnya. Tapi langkahnya terhenti melihat Leeteuk yang berdiri bersandar di depan kap mobil sambil memasukkan tangannya kesaku celana.

Senna POV

Apa-apaan dia ini.. tiba-tiba sekali. Tapi pakaian ini kok pas ya?? Ada topi dan kacamata juga.. Ya ampun. Setelah ganti baju, aku segera kembali ke mobil untuk meletakkan seragamku. Tak mungkin kutenteng terus kan? Tapi aku tertegun melihat sosoknya yang bersandar di kap mobil. Kacamata dan topi sudah dikenakannya. Kedua tangannya di saku celannya. Matanya memang tidak memandang ke arahku tapi…Deg… Kurasakan wajahku memanas. Kenapa dia tampak keren sekali. Ya ampun…

“Lama sekali.” Katanya begitu aku sampai. Kuabaikan dia dan segera membuka pintu mobil. “Wajahmu merah. Memangnya kau membawa blash on ya?” tanyanya polos.

Blush!! Wajahku tambah panas. Untung kepalaku masih didalam mobil. Aku berpura-pura merapikan sesuatu sekedar mengatur jantungku. “tidak apa-apa. Kau tidak merasa ya cuacanya panas.” Dia mengangguk. Entah dia percaya atau tidak yang jelas aku tidak peduli.

“Katanya mau jalan. Ayo cepat!!” aku berjalan duluan. Tapi tiba-tiba dia sudah ada di sampingku dan menggandeng tanganku. Wajahku memanas lagi. Perlu usaha keras untuk membiasakan diri dengan ‘kejutan’ darinya.

Read More »

슈퍼 스토리 (Super Story) Part 16

Casts : All suju’s members, Fani, Fabiola, Senna

Genre : Romance, Friendship

Length : Chaptered

Story By : 슈 퍼 시 데

 

@SuperSidae Dorm

Fani POV

Aku yang sedang duduk dikasur sambil membaca buku dikejutkan dengan sosok yang seminggu ini tidak kulihat, tapi sekarang tiba-tiba berdiri di depan pintu kamarku.

“Yeobo…. Kau sudah pulang…?” tanyaku langsung berdiri. Dia masih berdiri ditempatnya dan memandangku agak… dalam.. aneh..

“Yeobo… “ aku berjalan ke tempatnya. Dia pun berjalan. Jarak kami hanya sekitar setengah meter. Dia memegang tanganku dan langsung menarikku dalam pelukannya. Pelukannya sangat erat, seperti tidak ingin melepaskan aku. tidak seperti biasanya.

“Jagi… berjanjilah.. kau tidak akan meninggalkan aku..” ucapnya yang terdengar seperti bisikan.

Aku hanya diam mendengarnya. Ada apa dengannya hari ini?? Tidak seperti Kim Heechul yang kukenal. Aku mencoba melepaskan pelukannya. Tapi dia malah memelukku lebih erat. Kupandang wajahnya yang terlihat sedih. Tangannya masih melingkar di pinggangku.

“Yeobo… kenapa kamu hari ini..??” Tanyaku memegang wajahnya.

Dia hanya diam. Seketika aku baru sadar, bahwa di sudut bibirnya terluka dan terdapat ada darah.Read More »

SJS [Super Junior School] ~ part 9, Dia Oppa ku!!! ~

Cast                   : Siwon, Kyuhyun, Kangin, Zhoumi, Leeteuk, Heewon, Yuri, Yui                       

Genre                :  Friendship, School Life

Length              :  Chaptered

Author              :  Wenteuk

Hari senin pagi, murid-murid sudah kembali ke sekolah. Sekolah yang sepi selama 2 hari terakhir kembali ramai. Karena tidak ada upacara seperti pada hari pertama ke sekolah, mereka langsung meletakkan barang-barang di asrama dan bergegas ke kelas. ada juga yang malas jadi langsung bawa dan taruh di loker. Saat kembali ke asrama pada jam istrirahat atau setelah selesai pelajaran baru di bawa pulang.

Untuk kelas X 1, mereka sudah siap dengan seragam olahraga di GOR. Tapi anehnya, banyak yang berbisik-bisik misterius pagi ini. Mereka berdiri berkelompok dan sibuk bisik-bisik.

“Apa aku paranoid atau mereka memang berbisik sambil menunjukku?” tanya Heewon pada 2 orang yang berdiri paling dekat dengannya. Atau bisa dibilang 2 orang yang bertingkah normal padanya hari ini.

“Mungkin kau tidak paranoid.” Jawab Yui bijak. Dia juga tidak tahu kenapa tapi perasaannya mendadak tidak enak.

“Pagi semua!!” suara siwon sonsaengnjim membuyarkan kelompok-kelompok yang sedang berceloteh tadi. Terburu-buru, mereka langsung berbaris. “Lho.. ada apa dengan kalian? Kenapa menatapku aneh begitu? Memangnya ada yang salah?” tanyanya bingung melihat ekspresi murid-muridnya dan langsung mengalihkan pandangan ketubuhnya. Kaos singlet dan celana training  hitam panjang + pluit. Biasa saja kok.

“Aniyo..” jawab mereka bersamaan. “hanya…” kata mereka menggantung.

“Hanya???”  ulang siwon bingung.

“Tidak ada apa-apa, sonsaengnim.” tanya salah satu siswi yang entah siapa namanya.

“Oo..Kalau begitu sekarang pemanasan dulu. Ayo semua.. ambil posisi..” dia merentangkan kedua tangannya ke samping. Murid-murid mengikuti dengan deg degan. Kalau mengingat sejarah pelajaran pertama mereka apa kira-kira pelajaran hari ini bisa dilalui dengan baik?

“Kalian mengikuti sambil menghitung. Hana..dul..PRITT!!” siwon mulai menggerak-gerakkan kepalanya kedepan dan kebelakang, ke kiri dan ke kanan. Murid-murid mengikutinya sambil berhitung. Selama 3 menit ke depan, mereka bisa berhitung dengan baik dan mengikuti semua gerakan dengan sempurnya. Tapi saat mulai senam pinggul, beberapa terpaku di tempat.

Mungkin dikarenakan semangat yang masih menggebu-gebu, Siwon menggerakkan tubuhnya agak terlalu  berlebihan (*awas… ingat positif thinking!!!*) dan cukup menyita perhatian. Apalagi ditambah dengan ekspresi wajahnya yang khas.

“Lho.. kenapa kalian berhenti? Apa sudah lelah?” tanyanya bingung melihat hampir separuh kelas berhenti bergerak.

“Aniyo..” mereka terburu-buru mengulangi gerakan terakhir yang mereka ingat dan hasilnya sangat berantakan. Masing-masing melakukan gerakan yang mereka inginkan.

PRITTT!!!!

“Kenapa berantakan? Ayo ulangi saja.” kata siwon bijak. Dia mengulangi gerkan senam mulai dari pinggul lagi dan kini para murid sudah antisipasi jadi lebih siap. Sebisa mungkin mereka fokus dan tidak ingin melakukan kesalahan memalukan lagi.

“Lari satu putaran.” Perintah Siwon. Meski semua tampak hampir menolak, tapi setelah melihat wajah siwon yang tersenyum menyemangati, mereka mulai berlari. Perlahan namun pasti. Kira-kira saat hampir mencapai finish, tiba-tiba seorang gadis yang berlari di belakang heewon terjatuh. Karena jarak mereka yang dekat, heewon ikut terjatuh, tertimpa gadis itu. siwon yang melihat itu segera berlari menghampiri mereka.

“Heewon ah, gwaenchana??” tanyanya panik.

“Gwaenchana saem.” Jawab heewon pelan sambil meringis.

“Apa?? Apa yang sakit?? Kaki??” siwon tambah panik melihat heewon meringis.

Read More »

슈퍼 스토리 (Super Story) Part 15

By : 슈퍼시데

Sungmin POV

Liburan seminggu.. Sebenarnya tidak terlalu berarti bagiku. Semuanya pada liburan keluar negeri. Aku..? lebih memilih pulang kerumahku. Menikmati waktu dengan keluarga dan teman lamaku.

@SM

Sebenarnya aku kurang kerjaan ke gedung SM pada saat liburan. Haha.. mungkin orang menganggap aku ini agak sedikit gila karena sudah diberi waktu libur malah aku tidak gunakan dengan baik.  Aku sekarang sedang di taman belakang gedung ini.. Hah.. jadi teringat aku mengajari Fani bermain gitar disini.

“oppa….. ngapain oppa disini??” ucap seseorang dari belakang. Aku menoleh. Ah… ternyata Fani. Aku tersenyum melihatnya. Sudah lama sekali aku tidak melihatnya. Aku merindukanmu…

Dia berjalan mendekatiku. “oppa… bukannya oppa sedang liburan…”

“Ne…” ucapku . Sekarang dia sudah duduk disampingku.

“Ngapain datang kesini??” tanyanya.

”wae… emangnya aku tidak boleh kesini”

“ani…. Cuma, mengapa oppa tidak menghabiskan waktu liburan oppa..??”

Aku hanya tersenyum memandangnya. “Fani.. kau mau menemaniku menghabiskan liburanku?”

“ne..?? tapi aku tidak janji oppa… aku masih ada schedule….”

“tidak masalah… kalau kau ada waktu segera telepon oppa. OK??”

“Ne…” dia mengangguk mantap. Aku mengacak rambutnya.

***

Read More »